Senin, 20 Maret 2017

CERITAKU

Kehidupan memang banyak lika-likunya yang tanpa sengaja tidak pernah kita tahu sebelumnya. Kehidupan seakan-akan mencekam banyak orang bahkan terkadang diri kita sendiri jika kita lengah menghadapinya. Kesenangan itu hanya sesaat, sementara, dan hanya mampir. Terkadang aku berpikir mampukah aku menghadapi kehidupan ini kelak? sampai batas manakah kemampuanku dalam menghadapi kehidupan ini? Hanya derai air mata di pipi yang selalu mengalir terus menerus. Aku berdoa sepanjang waktu agar aku dimampukan dalam menghadapi semuanya, tetapi selama aku berdoa selama itu juga masalah dan cobaan berturut-turut menghinggapiku. Aku sempat berpikir untuk menyalahkan Tuhan, untuk menyalahkan diriku sendiri dan bahkan berputus asa tanpa punya pemikiran panjang. Ketika aku berputus asa aku lupa semuanya, aku lupa pengorbanan kedua orangtuaku yang dengan bercucuran keringat, menahankan teriknya matahari, menahankan hujan, Mereka orang tua yang kuat, punya semangat yang tinggi, walaupun di balik semangat itu banyak keluhan yang tidak bisa diungkapkan satu persatu.
Aku sadar setiap tindakan kebodohanku itu salah besar, Tuhan benci. tetapi terkadang diluar kendali aku tidak bisa mengontrol keegoisan, emosi,dan amarahku. Terkadang aku bertanya dengan Tuhan kenapa dia selalu memberikan cobaan yang begitu berat kepadaku, kenapa setiap masalah selalu datang untukku? tetapi jawaban itu sudah terjawab sebelum aku menyampaikannya. Aku tahu dia membisikkan ketelingaku bahwa dia memilihku karena dia yakin aku mampu. Disaat aku terjatuh, dia selalu mengangkatku, dia selalu menopangku bahkan dalam keadaan terpuruk sekali pun. Aku yakin dia kekuatan yang tidak pernah aku dapat darimana pun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar